Home » artikel » Buah Lindur (Bruguiera gymnorrhiza)

Buah Lindur (Bruguiera gymnorrhiza)

ilustrasi

Tanaman Bruguiera gymnorrhiza merupakan jenis yang dominan pada hutan mangrove yang tinggi dan merupakan ciri dari perkembangan tahap akhir dari hutan pantai, serta tahap awal dalam transisi menjadi tipe vegetasi daratan. Tumbuh di area dengan salinitas rendah dan kering, serta tanah yang memiliki aerasi yang baik. Jenis ini toleran terhadap daerah terlindung maupun yang pendapat sinar matahari langsung. Bunga dan buah terdapat sepanjang tahun. Ukuran bunganya relatif besar memiliki kelopak bunga berwarna kemerahan, tergantung dan mengundang burung untuk melakukan penyerbukan.

Ciri buah masak dapat ditandai dengan perubahan warna buah maupun kotiledonnya serta kelihatan hampir lepas buah dari bongo, buah masak warna kotiledonnya merah buah dapat dipunggut dari pohon dengan cara dipanjat atau dengan menggunakan galah bercagak diujung. Buah lindur (B. gymnorrhiza) adalah salah satu buah tumbuhan mangrove yang biasanya dikenal sebagai bakau daun besar. Buah ini memiliki nama lokal yang sangat beragam, yaitu lindur, tanjang merah, tanjang putut, tolongke, tancang tumu, wako, bako, kandeka maupun mangi-mangi. Buah lindur memiliki diameter 1,7-2,0 cm, panjang 20-30 cm (Wibobo et al., 2008). Buah lindur memiliki pohon yang dapat mencapai ketinggian 30 m. Pohon lindur memiliki akar papan dan akar lutut, melebar ke samping di bagian pangkal pohon. Kulit kayu memiliki lentisel, permukaannya halus hingga kasar, berwarna abu-abu tua sampai cokelat. B. gymnorrhiza tersebar di daerah tropis Afrika Selatan, Afrika Timur dan Madagaskar, ke Asia Tenggara dan Selatan (termasuk Indonesia dan negara di kawasan Malaysia), sampai timur laut Australia, Mikronesia, Polinesia and Kepulauan Ryukyu (Duke dan James,2006).

Klasifikasi lindur menurut Plantamor (2012) adalah sebagai berikut:

Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatohyta (Menghasilkan Biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua)
Sub kelas : Rosidae
Ordo : Myrtales
Family : Rhizophoraceae
Genus : Bruguiera
Species : Bruguiera gymnorrhiza (L.) Lamk.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Buah Lindur dapat dimakan secara langsung, atau dicampur dengan kelapa. Tetapi untuk jangka waktu yang lama, buah ini harus mengalami proses penepungan. Karena Buah Lindur memiliki kadar air yang cukup tinggi, buah ini hanya bisa disimpan dalam waktu yang terbatas dan menjadi cepat busuk. Oleh karena itu penggunaan buah Lindur sebagai bahan makanan harus melalui cara penepungan.

Proses penepungan ini merupakan salah satu solusi untk mengawetkan buah Lindur karena dengan penepungan dapat memutus rantai metabolisme buah Lindur sehingga menjadi lebih awet karena kandungan airnya rendah dan lebih fleksibel diaplikasikan pada berbagai jenis olahan pangan.

Karakterisasi buah lindur (Bruguiera gymnorhiza) menunjukkan adanya kandungan tanin dan HCN yang cukup tinggi sehingga perlu diturunkan sampai batas aman untuk dikonsumsi. Kadar HCN maksimal dalam makanan yang ditetapkan oleh Food and Agriculture Organization (FAO) adalah 50 ppm.

Komposisi buah lindur (Bruguiera gymnorhiza Lamk.)

Komponen

Kadar (Basis Kering)

Karbohidrat (%)

90,419

Protein (%)

5,013

Lemak (%)

0,499

Abu (%)

2,887

Tanin (%)

9,265

HCN (ppm)

3335,958

Sulistiyowati (2012)

artikel

No Comments to “Buah Lindur (Bruguiera gymnorrhiza)”

Leave a Reply

(required)

(required)


CAPTCHA Image
*