Home » artikel » Kelapa (Cocos nucifera L.)

Kelapa (Cocos nucifera L.)

16 February 2016

Kelapa (Cocos nucifera L.)

Kelapa merupakan tumbuhan asli daerah tropis, yakni daerah yang terletak di sepanjang garis khatulistiwa. Di daerah-daerah tropis tersebut tanaman kelapa banyak tumbuh dan dibudidayakan oleh sebagian besar petani. Di wilayah Indonesia. tanaman kelapa dapat ditemukan hampir diseluruh provinsi, dari daerah pantai yang datar sampai ke daerah pegunungan yang kurang tinggi. Tanaman kelapa sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia sehari-hari. Tidak hanya buahnya, tetapi seluruh bagian tanaman mulai dari akar, batang, sampai ke pucuk tanaman dapat dimanfaatkan (Warisno, 2003).

Pohon kelapa termasuk jenis Palmae berumah satu (monokotil). Batang tanaman tumbuh lurus ke atas dan tidak bercabang. Adakalanya, pohon kelapa dapat bercabang, namun hal ini merupakan keadaan yang abnormal. Dalam tata nama atau sistematika (taksonomi) tumbuh-tumbuhan, tanaman kelapa (Cocos nucifera L.) dimasukkan ke dalam klasifikasi Kingdom Plantae (tumbuh-tumbuhan), Divisi Spermatophyta (tumbuhan berbiji), Sub-divisi Angiospermae (berbiji tertutup), Kelas Monocotyledonae (biji berkeping satu), Ordo Palmales, Famili Palmae (berumah satu/monokotil), Genus Cocos, dan Spesies Cocos nucifera L. Secara morfologi bagian tanaman kelapa terdiri dari akar, batang, daun, bunga dan buah. Pada buah kelapa, semua bagian buah kelapa mulai dari kulit luar hingga daging buah memiliki kegunaan tertentu. Daging buah yang telah tua dapat dimanfaatkan menjadi minyak kelapa, sedang limbahnya bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ternak (Warisno, 2003). Buah kelapa berbentuk bulat panjang dengan ukuran kurang lebih sebesar kepala manusia. Buah kelapa terdiri atas sabut (eksokarp dan mesokarp) tempurung (endokarp), daging buah (endosperm) dan air buah (Syah, 2005). Komposisi buah kelapa ditunjukkan pada Tabel berikut:

Tabel Komposisi Buah Kelapa

No. Daging Buah (Buah Tua) Jumlah Berat (%)
1. Sabut 35
2. Tempurung 12
3. Daging buah 28
4. Air buah 25

Sumber: (Thieme, 1968).

Daging buah kelapa segar kaya akan lemak dan karbohidrat serta protein dalam jumlah cukup. Lemak pada daging kelapa merupakan komponen terbesar kedua setelah air. Kadar lemak daging buah kelapa segar bervariasi menurut pemanenan dan varietas tanaman kelapa. Kadar lemak pada daging buah kelapa meningkat dengan semakin bertambahnya umur buah dan mencapai maksimal pada umur 12 bulan. Daging buah kelapa yang sudah matang dapat dijadikan kopra, minyak kelapa dan bahan makanan lainnya. Daging buah merupakan sumber protein yang penting dan mudah dicerna. Komposisi kimia daging buah kelapa ditentukan oleh umur buah (Syah, 2005). Adapun kandungan zat-zat gizi daging buah kelapa, baik kelapa muda, kelapa setengah tua maupun kelapa yang sudah tua ditunjukkan pada Tabel dibawah ini.

Tabel Komposisi Kimia Daging Buah Kelapa pada berbagai Tingkat Kematangan

No. Jenis Zat Kelapa Muda Kelapa Setengah Tua Kelapa Tua
1.

Kalori (kal.)

68,00 180,00 369,0
2.

Protein (gr)

1,00 4,00 3,4
3.

Lemak (gr)

0,90 15,00 34,7
4.

Karbohidrat (gr)

14,00 10,00 14,0
5.

Kalsium (mg)

7,00 8,00 21,0
6.

Fosfor (mg)

30,00 58,00 98,0
7.

Besi (mg)

1,00 1,30 2,0
8.

Vitamin. A (SI)

0,00 10,00 0,0
9.

Vitamin B1 (mg)

0,06 0,05 0,1
10.

Vitamin C (mg)

4,00 4,00 2,0
11.

Air (gr)

83,30 70,00 46,9
12.

Bdd (%)*

53,00 53,00 53,0

Keterangan : *) Bdd: Bagian yang dapat dimakan

Sumber: (Gayo, 1991).

Kandungan air, total gula terlarut, gula reduksi dan mineral tertinggi terdapat dalam daging buah kelapa dan menurun ke bagian luar daging buah kelapa. Sementara itu kandungan minyak dan proteinnya meningkat dari bagian dalam ke bagian luar daging buah kelapa. Kandungan seratnya hampir terdistribusi merata ke seluruh daging buah, kecuali di kulit daging buah yang mengandung serat terbanyak sebesar 13,28%. Distribusi berbagai senyawa tersebut ditunjukkan pada tabel berikut:

Tabel Distribusi Senyawa dalam Daging Buah Kelapa

Komposisi %

Daging Buah
Keseluruhan Dalam Tengah Luar Kulit

Air

35,37 61,9 32,6 18,10 29,10

Minyak

44,01 15,77 46,36 61,72 19,43

Protein

5,5 2,97 5,28 6,79 4,83

Total gula

6,57 13,82 6,97 3,47 5,63

Gula reduksi

0,21 1,71 0,12 0,12 0,25

Serat

3,05 2,88 2,99 2,82 13,28

Abu

0,77 1,05 0,70 0,57 0,94

Sumber: Balachandran et al 1985 dalam Syah, 2005

     Kandungan protein dari daging buah kelapa dan kopra berkisar 4-5% dan 4,5-7,5%. Kandungan protein dalam kelapa yang diproses seperti halnya sebagai makanan, tepung, santan bubuk dan konsentrat protein tergantung pada proses penyiapan sampel, dan metodologi proses. Protein kelapa mempunyai jumlah asam amino yang cukup mengandung sulfur dan triptofan tetapi sedikit mengandung lisin. Komposisi asam amino esensial dalam protein yang terdapat pada daging buah kelapa ditunjukkan pada tabel berikut:

Tabel Komposisi Asam Amino dalam Protein Daging Buah Kelapa

Asam Amino Jumlah (%)
Lisin 5,80
Methionin 1,43
Fenilalanin 2,05
Triptofan 1,25
Valin 3,57
Leusin 5,96
Histidin 2,41
Tirosin 3,18
Cistin 1,44
Arginin 15,92
Prolin 5,54
Serin 1,76
Asam Aspartat 5,12
Asam Glutamat 19,07

Sumber: (Thieme, J. G., 1968)

artikel

No Comments to “Kelapa (Cocos nucifera L.)”

Leave a Reply

(required)

(required)


CAPTCHA Image
*