Home » artikel » Tanaman Murbei (Morus alba)

Tanaman Murbei (Morus alba)

Tanaman Murbei (Morus alba)

Kingdom : Plantae

Ordo : Rosales

Family : Moraceae

Tribe : Moreae

Genus : Morus

Species : M. alba

Nama Binomial: Morus alba

Tanaman Murbei berasal dari India dan Cina di kaki pegunungan Himalaya. Kemudian tanaman Murbei tersebar hingga ke beberapa wilayah, penyebaran tanaman Murbei ini didukung oleh kemudahan tanaman Murbei yang dapat tumbuh dari daerah sub tropis hingga ke daerah tropis. Beberapa negara yang telah mengembangkan tanaman Murbei antara lain Jepang, Cina, Korea, Rusia, India, Brazil, Italia, Perancis, Spanyol, Yunani, Yugoslavia, Hungaria, Rumania, Polandia, Bulgaria, Turki, Mesir, Syria, Cyprus, Sri Lanka, Iran, Bangladesh, Afganistan, Lebanon, Thailand, Myanmar, Vietnam, Indonesiam dan Kamboja (Departemen Kehutanan, 2007).

Tanaman Murbei merupakan tanaman perdu, tingginya dapat mencapai 6 meter dengan tajuk yang jarang, bercabang banyak, daunnya berwarna hijau tua dengan bentuk mulai dari bulat, berlekuk, dan bergerigi dengan permukaan kasar atau halus tergantung jenisnya. Pertumbuhan tanaman Murbei sangat dipengaruhi oleh keadaan tanah dan iklim setempat. Di daerah tropis seperti di Indonesia, meskipun Murbei tidak mengalami masa istirahat, tetapi terdapat perbedaan pertumbuhan pada saat musim hujan dan musim kemarau. Penyebabnya adalah faktor kandungan air tanah. Perbedaan pertumbuhan yang nyata terlihat antara musim hujan dan musim kemarau. Waktu pertumbuhan yang paling baik bagi tanaman Murbei adalah diantara musim hujan dan musim kemarau, saat curah hujan mulai berkurang sedangkan temperatur udara masih cukup tinggi (Departemen Kehutanan, 2007).

Buah murbei pada waktu muda berwarna putih kehijau-hijauan kemudian berubah menjadi merah muda dan rasanya asam. Pada saat buah telah matang, warna buah Murbei menjadi merah tua agak kehitaman dan rasanya manis (Departemen Kehutanan, 2007).


Penggolongan jenis tanaman Murbei ke dalam spesies, sub spesies/varietas dilakukan berdasarkan struktur bunga, daun, dan cabang. Di Indonesia sendiri terdapat barbagai macam jenis tanaman Murbei, namun yang banyak ditanam oleh petani sebanyak 6 varietas Murbei saja. Varietas Murbei tersebut antara lain Morus nigra, Morus alba, Morus australis, Morus cathayana, Morus multicaulis dan Morus macroura.

Morus alba dikenal dengan nama “Murbei Buah” karena pada umumnya ditanam untuk diambil buahnya. Sifat yang sangat mencolok dari jenis ini adalah tentang buku atau ruas batangnya yang pendek-pendek dan pertumbuhannya yang tidak ke atas melainkan ke samping. Bentuk daunnya seperti Nigra atau Australis tetapi lebih kecil lagi. Tinggi pohon mampu mencapai 1,5 meter apabila tumbuh di daerah dingin dengan cabang yang banyak. (Departemen Kehutanan, 2007). Buah murbei ini ternyata mengandung senyawa antioksidan yaitu antosianin. Menurut Liu et al., (2004) berdasarkan penelitian level antosianin terhadap 31 jenis murbei yang terhitung sebagai cyanidin 3-glucoside, berkisar antara 147,68 hingga 2725, 46 mg/100 g filtrat. Kandungan unsur gizi pada 100 gr buah murbei dapat dilihat pada tabel berikut ini :

Tabel Kandungan Unsur Gizi dalam 100 gr buah Murbei

No

Unsur Gizi

Kadar/100 g bahan

1.

Energi (kkal)

48

2.

Protein (g)

1,6

3.

Lemak (g)

0,4

4.

Karbohidrat (g)

12,9

5.

Serat diet (g)

3,3

6.

Riboflavin (mg)

0,05

7.

Vitamin E (mg)

12,78

8.

Kalsium (mg)

30

9.

Fosfor (mg)

33

10.

Kalium (mg)

32

11.

Natrium (mg)

1,9

12.

Zat Besi (mg)

0,3

Sumber : Dunia Encyclopedia (2014)

artikel

No Comments to “Tanaman Murbei (Morus alba)”

Leave a Reply

(required)

(required)


CAPTCHA Image
*