Home » artikel » Uncategorized » Rimpang Jahe

Rimpang Jahe

Rimpang Jahe

Sistematika Tanaman Rimpang Jahe

Tanaman jahe yang telah lama dikenal dan tumbuh baik di Indonesia merupakan salah satu rempah-rempah yang sejak dulu dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia (Tejasari dkk., 2001). Tumbuhan semak berbatang ini  tingginya bisa mencapai 30-100 cm. Akarnya berbentuk rimpang dengan daging akar berwarna kuning hingga kemerahan dengan bau yang menyengat. Bentuk daun bulat panjang dan tidak lebar, berdaun tunggal dengan panjang antara 15-28 cm (Agromedia, 2007). Dalam taksonomi tumbuhan, jahe diklasifikasikan sebagai berikut:

Divisi               : Spermatophyta

Subdivisi          : Angiospermae

Kelas               : Monocotyledonae

Ordo                : Musales

Family             : Zingiberaceae

Genus             : Zingiber

Spesies           : Officinale

Rhizoma jahe secara umum mengandung minyak volatil, senyawa penyebab rasa pedas, protein, serat, pati, dan elemen mineral.Dari keseluruhan kandungan tersebut, pati terdapat dalam jumlah yang cukup banyak sekitar 45-55% dari berat kering rizoma jahe (Setyaningrum dan Saparinto, 2013).

Jenis-Jenis Jahe

Jahe dapat dibedakan jenisnya dari aroma, warna, bentuk dan besarnya rimpang.Atas dasar hal tersebut, maka dikenal 3 (tiga) klon jahe.Beberapa jenis jahe yang ada dan sering dibudidayakan antara lain (Diperta Prov. Jabar, 2009) :

1. Jahe Besar (Z. officinale Sp) ;

Jahe besar mempunyai rimpang lebih besar dibandingkan kedua klon lainnya.Berwarna kuning atau kuning muda, seratnya sedikit dan lembut.Aromanya kurang tajam dan rasanya kurang pedas. Jahe ini mengandung minyak atsiri 0,82-1,68% dihitung atas dasar berat kering. Penggunaan untuk rempah-rempah, minuman dan makanan.

2. Jahe Kecil (Z. officinale var. Amarum) ;

Rimpang jahe kecil lebih besar daripada jahe merah, akan tetapi lebih kecil daripada jahe besar. Bentuk agak pipih, berwarna putih, seratnya lembut dan aromanya tidak tajam. Jahe ini mengandung minyak atsiri 1,5-3,3% dari berat keringnya. Jahe kecil digunakan sebagai bahan baku minuman, rempah-rempah dan penyedap makanan.

3. Jahe Merah (Z. officinale var. Rubrum) ;

Tipe klon jahe merah sering disebut jahe sunti.Rimpangnya paling kecil dibandingkan kedua klon lainnya, berwarna merah sampai jingga muda dan seratnya kasar, aroma tajam dan rasanya sangat pedas. Kandungan minyak atsiri 2,58-2,72% dihitung atas dasar berat kering. Penggunaannya lebih banyak untuk industri obat-obatan.

Uncategorized

No Comments to “Rimpang Jahe”

Leave a Reply

(required)

(required)


CAPTCHA Image
*