Home » artikel » Uncategorized » Jahe Merah

Jahe Merah

Jahe Merah

Jahe merah memiliki rimpang berwarna merah dan lebih kecil dari pada jahe kecil. Jahe merah selalu dipanen setelah tua dan memiliki kandungan minyak atsiri yang sama dengan jahe kecil, sehinggacocok untuk ramuan obat-obatan.Senyawa identitas pada jahe merah adalah [6]-gingerol dan 3R,5S- [6]-gingerdiol. Kandungan gingerol jahe merah lebih tinggi dibanding jahe lainnya. Karakteristik bau dan aroma jahe berasal dari campuran senyawa zingeron, shogaol serta minyak atsiri dengan kisaran 1-3% dalam jahe segar. Sedangkan kepedasan dari jahe akibat adanya turunan senyawa non-volatil fenilpropanoid seperti gingeroldan shogaol. Zingeron mempunyai kepedasan lebih rendah dan memberikan rasa manis(Rehmen et al. 2011).

Komponen utama minyak atsiri jahe adalah seskuiterpenhidrokarbon, dan paling dominan adalah zingiberen (35%), kurkumen(18%), farnesen (10%), dan sejumlah kecil bisabolen dan β- seskuifellandren. Sejumlah kecil termasuk 40 hidrokarbon monoterpenseperti 1,8-cineole, linalool, borneol, neral, dan geraniol (Govindarajan, 1982). Komposisi seskuiterpen hidrokarbon (92,17%), antara lain β-seskuifellandren (25,16%), cis-kariofilen (15,29%), zingiberene (13,97%), α-farnesen (10,52%), α- (7,84%) dan β- bisabolene (3,34%) dan lainnya.Selain itu, terkandung juga sejumlah kecil limonen (1,48 – 5,08%), dimanazingiberene dan β-seskuiterpen sebagai komponen utama dengan jumlah10 sampai 60% (Wohlmuth et al. 2006; Felipe et al. 2008). Dari penelitianEl-Baroty et al., (2010), ternyata minyak atsiri jahe mengandung komponen seskuiterpen hidrokarbon yang cukup tinggi,termasuk di dalamnya β-seskuifellandren (27,16%), kariofilen (15,29%),zingiberen (13,97%), α-farnesene (10,52%) dan ar-kurkumin (6,62%).Langner et al.,(1998) dan Evans (2002) menambahkan, sekitar 50 komponen telah dikarakterisasi dari jahe, antara lainmonoterpenoids [β-fellandren, (+)-kamfen, sineol, geraniol, kurkumen, sitral, terpineol, borneol) dan seskuiterpenoids (α-zingiberene (30–70%),β-sesquiphellandrene (15–20%), β-bisabolene (10–15%), (E-E)-α- farnesene, ar-kurkumen, zingiberol]. Beberapa karakteristik jahe merah dapat dilihat pada tabel.

Tabel Karakteristik Mutu Jahe Merah

Parameter

Jahe Merah

Segar

Simplisia

Kadar air (%)

81,83

7,85

Kadar minyak (%)

0,62

2,50

Kadar abu (%)

10,23

6,35

Kadar gingerol (%)

0,19

0,82

Sumber :Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik (2012)

Beberapa senyawa, termasuk gingerol, shogaol dan zingeron memberikan aktivitas farmakologi dan fisiologis seperti efek antioksidan, antiinflammasi, analgesik, antikarsinogenik dan kardiotonik (Surh et al., 1999; Masuda et al., 1995).Senyawa zingerone yang memberikan karakter sangat tajam dari rimpang jahe, sangat efektif terhadap Escheria coli penyebab diare, terutama pada anak-anak (Grontved et al., 1986). Singh et al., (2009) meneliti pengaruh pemberian jahe sebagai antiglikemik, menurunkan lemak darah dan sebagai agen antioksidan untuk diabetes tipe 2.

Uncategorized

No Comments to “Jahe Merah”

Leave a Reply

(required)

(required)


CAPTCHA Image
*